Spiritual ALumni | Perkantas Graduate Center
  • Home
  • About
    • History
    • Vision & Mission
    • Photo Gallery
  • Interest Group
    • Alone With God
    • Forum Diskusi Alumni
    • Forum Pengkajian Strategis
    • Family Ministry
    • Mini MBA
    • Starting Your Business
    • Education Desk
  • Professional Group
    • Teacher's Christian Fellowship
    • Kelompok Bisnis Alumni
  • PAK's Corner
    • PAK Jakarta
    • PAK Medan
    • PAK Makassar
    • PAK Salatiga
    • PAK Yogyakarta
    • PAK Balikpapan
    • PAK Banjarmasin
    • PAK Pekanbaru
  • Events
  • Articles
    • Nurturing Your Spiritual Life
    • Kehidupan Yesus
    • Kesendirian Bersama Tuhan
    • Balancing Work Family and Church
    • Lakukan yang Anda Bisa Untuk Tuhan
  • Informations
    • Tempat Retreat
    • Lowongan Pekerjaan
    • Resensi Buku
    • Beasiswa
    • Narasumber
    • Link Website
  • Contact
    • Contact Us

Profesional Group

  • Teachers Christian Fellowship
  • Kelompok Bisnis Alumni
Home  >  Professional Group

Spiritual ALumni

Pendahuluan:
Apa yang dimaksud dengan spiritualitas dalam tulisan ini ?

  • Mengalami kehidupan baru dalam anugerah keselamatan Allah dimana kita bertumbuh dalam anugerahNya. Spiritualitas yang dinamis bukan statis.
  • Memiliki relasi dan mengembangkan persekutuan dengan Allah (kehidupan dalam kasih dan kesetiaan pada Allah, menjaga kekudusan, ...). Konkritnya yaitu dengan memelihara dan mengembangkan kehidupan doa, WT, PA, meditasi FT, persekutuan, pelayanan dan kesaksian alumni. Ada relasi bukan aktivitas semata.
  • Kehidupan yang melakukan kehendak Bapa: menaati mandat budaya dan mandat keselamatan Allah! Bukan seperti di Mat. 7: 21-23.

Mengapa spiritualitas itu penting bagi alumni?

  • Manusia tidak hanya hidup dari roti saja tapi dari firman Tuhan (Mat.4:4).

Alumni bukan hanya pekerja profesional tapi merupakan mahluk rohani juga.

  • Allah adalah Roh. (Yoh.4:24). Alumni hanya bisa menyembah Allah dan berelasi dengan Dia dalam roh dan kebenaran.
  • Pentingnya memelihara persekutuan dengan Tuhan Yesus seperti ranting anggur
    tinggal pada pokoknya. Diluar Dia kita tidak bisa berbuat apa-apa (Yoh.15:5).
  • Agar buah Roh nyata dalam kehidupan dan pelayanan alumni (Gal.5:16-18; 22-23).
    Bukan pekerjaan daging (Gal.5:19-21).
  • Supaya tetap menjadi terang dan garam dunia (Mat.5:13-16). Terang yang menerangi dan garam yang asin. Bukan menjadi tiang garam atau terang yang dibawah gantang.
  • Setiap orang percaya terlibat dalam peperangan rohani, karena itu dibutuhkan perlengkapan senjata rohani (Ef.6:10-20).
  • Kehidupan bisa jadi saksiNya ditempat kerja dan tinggal, seperti Daniel (Dan.6:11) dan Yusuf. Bukan ikut arus dan jadi batu sandungan.

Kehidupan spiritualitas alumni yang baik, menolong alumni untuk makin bertumbuh menjadi:

  • Alumni yang takut akan Tuhan.
  • Sehingga takut untuk korupsi, berbuat jahat, berzinah, tidak jujur, dll.
  • Sehingga menjadi alumni yang berintegritas tinggi dan dapat dipercaya, contoh: Daniel (Dan. 6:11)
    • Alumni yang memiliki kesaksian yang baik.
  • Memiliki karakter yang baik dan penampakan buah Roh.
  • Tidak emosional, egois, acuh tak acuh, tapi ramah dan baik terhadap semua orang.
  • Tidak berambisi untuk pribadi, tapi untuk kemuliaan Tuhan.
    • Memiliki kualitas kerja yang baik.
  • Karena ketaatan dalam mandat budaya sehingga ia disukai dan dipercayai atasannya.
  • Tidak lalai dalam tugas pekerjaannya.
  • Apapun yang diperbuatnya berhasil (Maz.1:3).
  • Ia lakukan yang terbaik bagi Allah. Contoh: Daniel.
  • Karena alami penyertaan Allah sehingga terus dipromosi. Contoh: Yusuf.
    • Memberi hikmat dalam bekerja.

    Contoh: yang dialami raja Salomo

    • Meningkatkan motivasi dan etos dalam bekerja.

    Lihat nasihat Paulus di Kol.3: 23.

    • Memberikan rasa sejahtera dan kreativitas dalam pekerjaan.
    • Sehingga ada kesukaan bekerja dan bisa lebih berkreasi.
    • Tanpa spiritualitas, kita akan segera alami kejenuhan dan kebosanan.

    7.Memberi makna pada pekerjaan kita.

    • Bukan sekedar kerja, cari nafkah atau profesi, tapi sebagai vocation – melakukan panggilan Allah yaitu mandat budaya dan keselamatan.
    • Spiritualitas menolong kita mendapat bimbingan dari Allah dalam memilih dan mengerjakan profesi kita.
    • Spiritualitas yang benar memberi semangat dalam bekerja.

    MEMBANGUN SPIRITUALITAS ALUMNI

    1. Fokus pada esensi dari kehidupan spiritualitas.

    • Relasi dan persekutuan dengan Tuhan lebih penting daripada sekedar pengetahuan tentang Tuhan lewat kegiatan pembinaan.
    • Dimana kita sudah alami diperdamaikan dengan Allah, lewat pertobatan dan pengakuan dosa serta iman untuk menerima karya kematian Kristus untuk menebus dosa kita. Akibatnya kita mengalami pengampunan Allah dan relasi yang dipulihkan.
    • Terus bertumbuh dalam kasih, kepercayaan, ketaatan dan kesetiaan kepada Allah dan firmanNya sehingga mengalami pembentukan dan pengudusan daripadaNya. Bukan sekedar melakukan kegiatan rohani dan aktif dalam pelayanan.
    • Terus bertumbuh dalam pengenalan akan Allah. Bukan sekedar mengenal bagaimana bersaksi, melayani, berbuat baik. Sehingga kita makin mengasihi Dia dan menyadari ketidak-layakan kita. Kita makin rindu hidup sesuai kehendakNya, rindu melakukan kehendakNya dan rindu hidup berkenan padaNya.
    • Jaga diri agar kita tetap rendah hati, hormat pada Tuhan, mengasihi Dia, bersedia mematikan sifat dosa (manusia lama) kita, hidup oleh roh, dipimpin dan dipenuhi Roh, serta terus tinggal didalam Kristus dan firmanNya (Yoh.15:5,7).
    • Jaga agar Firman Tuhan tetap merupakan kesukaan kita.

    2. Lakukan kedisiplinan rohani secara teratur dan sunguh-sungguh

    • Saat Teduh: baca firman dan doa

    Pelihara persekutuan dengan Tuhan lewat membaca, merenungkan, dan menaati firmanNya serta lewat doa kepadaNya. Hafal ayat-ayat yang berbicara secara khusus. Catat pokok-pokok dan insights yang didapat dalam saat teduh.
    Banyak problema dalam kesaksian di pekerjaan, kejatuhan dalam dosa dan persoalan di pernikahan karena kemunduran rohani yang disebabkan karena persekutuan dengan Tuhan tidak dipelihara dengan baik.

    • Pelihara hari Sabat

    Dengan berhenti dari berbagai kesibukan untuk istirahat secara utuh, berdiam diri, jadi tenang, sediakan diri dan waktu untuk bersekutu dengan Allah, merefleksikan kehidupan kita dan merenungkan kehendak Tuhan bagi dihari Sabat. Kita bisa menghitung berkat-berkat Tuhan, mengucap syukur, memuji Dia, memohon ampun atas dosa-dosa kita. Kita bisa sediakan waktu lebih lama dan relaks dalam membaca dan merenungkan firman Tuhan dan berdoa.

    • Usahakan ibadah keluarga atau KTB Alumni

    Bisa KTB dengan alumni lainnya, atau berdoa dengan isteri/ suami kita setiap dua hari sekali, atau adakan ibadah keluarga secara teratur. Kegiatan ini akan ikut memelihara bahkan memperkaya spiritualitas kita.

    • Retreat secara berkala

    Paling tidak dua kali dalam setahun (tiap semester). Bertujuan untuk menyegarkan dan memulihkan kehidupan rohani kita.Kekeringan dan kemunduran rohani sering tidak tertolong hanya lewat waktu teduh sepuluh menit sampai setengah jam. Tapi dengan Sabat seharian atau kesempatan retreat, dimana kita menyediakan lebih banyak waktu untuk berdoa, merefleksikan hidup kita, menghitung berkat-berkat Tuhan, merenungkan kehendak Tuhan bahkan teguran-teguran Tuhan, atau dengan baca dan renungkan firmanNya, ...
    Kegiatan retreat dilakukan oleh Tuhan Yesus secara berkala, seyogyanya kita juga melakukannya.

    • Puasa secara berkala/ teratur

    Kedisiplinan rohani ini juga sering menolong kita dalam memulihkan dan meningkatkan kehidupan doa kita. Kita bisa lakukan pada hari Sabat kita, atau waktu retreat, atau di satu hari tertentu dalam seminggu. Puasa menolong kita untuk berdoa, dan lebih peka dengan keadaan rohani kita serta kondisi persekutuan kita dengan Allah.

    • Miliki komitmen dan kerinduan melayani

    Adanya tanggung jawab dalam melayani, banyak berperan memelihara kehidupan rohani kita sebab kita didorong untuk berdoa, menjaga kekudusan, membaca buku rohani dan lain lain. Alumni bisa ambil pelayanan di kantor, gereja, persekutuan mahasiswa/ siswa/ alumni atau di masyarakat secara serius dengan memberi komitmen yang tinggi.

    © 2008. Perkantas Graduate Center. All Rights Reserved.
    Developed by AITINDO | XHTML | CSS