Developing Graduate | Perkantas Graduate Center
  • Home
  • About
    • History
    • Vision & Mission
    • Photo Gallery
  • Interest Group
    • Alone With God
    • Forum Diskusi Alumni
    • Forum Pengkajian Strategis
    • Family Ministry
    • Mini MBA
    • Starting Your Business
    • Education Desk
  • Professional Group
    • Teacher's Christian Fellowship
    • Kelompok Bisnis Alumni
  • PAK's Corner
    • PAK Jakarta
    • PAK Medan
    • PAK Makassar
    • PAK Salatiga
    • PAK Yogyakarta
    • PAK Balikpapan
    • PAK Banjarmasin
    • PAK Pekanbaru
  • Events
  • Articles
    • Nurturing Your Spiritual Life
    • Kehidupan Yesus
    • Kesendirian Bersama Tuhan
    • Balancing Work Family and Church
    • Lakukan yang Anda Bisa Untuk Tuhan
  • Informations
    • Tempat Retreat
    • Lowongan Pekerjaan
    • Resensi Buku
    • Beasiswa
    • Narasumber
    • Link Website
  • Contact
    • Contact Us

Profesional Group

  • Teachers Christian Fellowship
  • Kelompok Bisnis Alumni
Home

Developing Graduate

PENDAHULUAN

Persekutuan Alumni yang dimaksud disini yaitu wadah persekutuan dengan sesama alumni, baik dengan yang satu kampus, fakultas, maupun sekota (antar universitas). Biasanya ini dilakukan dalam kegiatan persekutuan sebulan sekali. Selain itu, tidak sedikit yang bersekutu dalam wadah KTB alumni dengan frekuensi seminggu sekali atau sebulan 1-2 kali. Kombinasi dari keduanya ditambah dengan kegiatan forum diskusi atau proyek pelayanan, retreat secara berkala merupakan bentuk yang ideal bagi alumni.

TANTANGAN YANG DIHADAPI ALUMNI

Kehidupan alumni pada umumnya jauh lebih berat dibandingkan dengan kehidupan mahasiswa. Lebih banyak tuntutan dan tantangan yang dihadapi, antara lain:

Dalam mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang studi.

Akibatnya perlu banyak waktu, tenaga dan biaya untuk belajar, studi lagi, ... atau kerja di bidang yang tidak sesuai bahkan di bawah kualifikasi.

Tuntutan dalam pekerjaan yang cukup berat.

Dari segi target, performance, tanggung jawab, ... Biasanya jika gaji besar maka tuntutan kerja besar juga. Jika gaji kecil, maka perlu cari tambahan. Belum lagi problema tidak siap kerja biarpun sudah studi lebih dari 16 tahun. Kita tidak hanya harus kerja tapi juga harus terus belajar, baik manual maupun buku-buku lainnya. Akibatnya kita akan tetap sangat sibuk sekali.

Tuntutan keluarga dan hidup berkeluarga.

Biaya nikah, punya anak, harga kontrak rumah yang mahal. Apalagi beli rumah atau kendaraan. Karena lokasi rumah yang jauh, maka membutuhkan waktu perjalanan dan ongkos yang lebih besar. Akibatnya kita harus kerja berat dan sering isteripun harus bekerja agar mencukupi. Belum lagi tuntutan untuk membantu keluarga (orang tua, studi adik-adik,...)

Situasi birokrasi dan bisnis yang kotor.

Menimbulkan problema etis dan menghadapi masalah penyuapan, uang komisi, pungli, korupsi, ...

Masih berkembangnya diskriminasi karena agama, suku atau ras.

Banyak penghambatan dalam karir, promosi, fasilitas bagi yang tidak satu agama, suku atau ras. Hal ini sangat membuat kita rasa tertekan.

Pengaruh materialisme dan hedonisme yang makin kuat.

Yang dihormati orang bahkan keluarga yaitu orang yang kaya dan lifestyle yang hedonis. Ini mengakibatkan alumni dipacu untuk cepat kaya dan hidup dengan gaya hidup yang mewah dan menyenangkan.

Dukungan dan suasana rohani terasa hilang setelah jadi alumni.

Tidak ada lagi persekutuan, KK, retreat seperti waktu kuliah. Teman-teman KK yang bisa saling menguatkan sudah tersebar di mana-mana. Khotbah di gereja sering tidak memenuhi kebutuhan. Dan tidak semua gereja terbuka bagi kita untuk melayani.

APA YANG DIBUTUHKAN ALUMNI?

  • Pertolongan dalam melalui masa transisi
  • Life as students to life as graduates and professionals
  • Studying and exams to what may be more routine workday world
  • Dibantu dalam penyesuaian dengan relasi baru
    • Socially
    • Family life
    • Workplace challenges
    • Worldview formation
    • Coming to term with oneself
    • Maintaining and developing a rich devotional life
  • Menajamkan panggilan dan peran alumni
  • Ministry in the local church
  • Witnessing Christ in one’s profession and in the marketplace
  • Responses to the needy-world
  • To be blessings for the nation ( social and political involvement)
  • Living and serving in the family
  • Helping the student ministry

SIAPA YANG AKAN MENOLONG MEREKA ?
Seharusnya gereja masing-masing, tapi sayang tidak banyak yang lakukan. Karena itu, biasanya alumni yang lebih senior melayani dan membantu alumni baru melalui KTB atau PAK sefakultas, kampus, sekota/wilayah, ...

PRINSIP BAGI PERINTISAN PERSEKUTUAN ALUMNI

Kesadaran bahwa persekutuan alumni memang dibutuhkan.

- Motivasi yang rendah menyebabkan kegiatan ini tidak bertahan lama.
Perlu memiliki visi-misi, strategi dan motivasi yang jelas dan kuat.

Harus berbeda dengan persekutuan mahasiswa.

- Lebih elegan, tapi relaks dan bermutu, baik pembahasan maupun penyajian.
- Tidak semua MC dan pembicara untuk mahasiswa juga cocok untuk alumni.

Harus punya kelebihan yang tidak didapat ditempat lain.

- Dari segi topik, sasaran, dan metoda pembahasan sangat menarik dan relevan.
- Dari segi kualitas orang-orang yang kita temui di persekutuan.
Pembicara dan narasumber-nya adalah yang terbaik dan paling tepat dibidangnya.

Jangan sembarangan meniru apa dilakukan orang lain.

- Pikirkan apa yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan sikon masing-masing.
Ide dari orang lain diterapkan sesuai dengan konteks persekutuan.
Adakan percobaan lebih dahulu sebelum diterapkan secara serius.

Bangun persahabatan dan persekutuan yang saling menguatkan.

- Sediakan banyak kesempatan untuk berinteraksi, berkenalan, bergembira, saling memperhatikan, saling menolong, ...
Bantu alumni dalam membangun persahabatan yang akrab dan saling membangun.

Pelihara fondasi kerohanian yang kuat.

Tujuannya agar bisa mendukung kehidupan rohani dan pelayanan alumni.
- Sadari dan hargai kehadiran Tuhan dalam acara persekutuan (Mat.18:20).
- Terus diingatkan pentingnya persekutuan pribadi dengan Tuhan dalam bentuk: waktu teduh, kehidupan doa, puasa, PA, retreat, ibadah, solitude, silence, stillness, dll. Ingatkan juga pentingnya hidup dipenuhi Roh Kudus.
- Pelihara dan kejar kekudusan, kerendahan hati, dan keserupaan dengan Kristus baik dalam cara berpikir, bersikap, karakter, maupun dalam pelayanan.

Beri kebebasan bagi anggota untuk berkreasi dan berekspresi.

- Namun perlu diingatkan prinsip Alkitab bahwa sekalipun segala sesuatu boleh, tapi tidak semua berguna dan tidak semua membangun. Karena itu dibutuhkan hikmat.
- Selain itu juga pentingnya sikap respek, rendah hati dan mengasihi sesama.

PENGELOLAAN PERSEKUTUAN ALUMNI

  • Dikelola secara teamwork melalui suatu kepengurusan yang sehati.
  • Dimana tiap orang dipilih sesuai dengan prinsip: The right man in the right place.” Jadi selain tingkat kedewasaannya, juga diperhatikan talenta atau karunia yang Tuhan anugerahkan kepada masing-masing. Sebaiknya pelayanan alumni dirintis melalui suatu KTB alumni.

  • Secara organisasi, diusahakan sesederhana mungkin. Yang penting tetap efektif dan efisien dengan visi, misi, strategi, program dan pembagian tugas yang jelas.
  • Biarpun sederhana, pengurus tetap mengusahakan cara kerja atau cara melayani yang profesional. Beri yang terbaik bagi Tuhan. Terapkan apa yang baik yang didapat dari sekolah dan tempat kerja ke dalam pengelolaan pelayanan alumni.
  • Sekali lagi karena keterbatasan waktu, sebaiknya pengurus memilih melakukan hanya satu pelayanan, tapi dikerjakan sebaik mungkin. Dari pada melakukan berbagai pelayanan dengan kualitas seadanya. Ini yang paling tidak disukai alumni.
  • Untuk kegiatan lainnya seperti seminar atau retreat alumni, pengurus PAK bisa membentuk panitia khusus, baik pengarah maupun pelaksana, untuk mempersiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan tersebut.
  • Regenerasi pengurus perlu diupayakan secara baik agar tidak mengorbankan kesinambungan kegiatan dan kualitas pelayanan. Sebaiknya pergantian pengurus tidak dilakukan sekaligus, tapi secara bertahap. Misal jika pengurus terdiri dari 8 orang maka yang diganti maksimum hanya 4 orang. Setiap pengurus bisa melayani sebagai pengurus sampai 3 masa pelayanan. Satu masa pelayanan bisa 1-2 tahun. Dan bisa dipilih kembali setelah istirahat satu masa pelayanan.
  • Pengurus yang baik akan mencari dahulu kehendak Allah dan melaksanakannya. Mereka berusaha untuk hidup berkenan pada Tuhan dan mengandalkan Dia.
  • Jaga kerendahan hati untuk terus belajar lewat double listening.

STRATEGI & KEGIATAN PELAYANAN ALUMNI

Paling tidak ada tiga tahapan dalam pelayanan alumni:

  • Pelayanan kepada pra alumni (Final Year Students).
  • Pelayanan alumni sebaiknya dimulai dari pra alumni. Pelayanan ini dilakukan dengan bekerja sama dengan persekutuan mahasiswa/kampus.
    Tujuannya untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia kehidupan dan pelayanan alumni.

  • Pelayanan kepada alumni baru (New Grads Ministry).
  • Yaitu alumni yang baru lulus (sampai sekitar 3 tahun)
    Tujuannya untuk membantu alumni baru melewati masa transisi dalam menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan dan pelayanan alumni.

  • Pelayanan kepada alumni yang di atas 3 tahun.
  • Tujuannya untuk mengobarkan dan memelihara visi-misi alumni, menolong alumni dalam kehidupan berkeluarga, pengembangan diri, karir dan kesaksian hidup mereka, serta meningkatkan peran alumni bagi keluarga, gereja, bangsa, negara dan dunia.
    Pada umumnya program pelayanan alumni sbb:

    1. Persekutuan Bulanan (misal setiap Jum’at pertama, jam 18.30)
    • Undang pembicara atau narasumber untuk pengajaran, pembinaan, ... Dengan acara: ceramah interaktif, eksposisi, panel diskusi, bedah buku, kesaksian, pelatihan, studi kasus, …
    • Atau mengadakan kegiatan acara PA, diskusi, ... dimana peserta bisa dibagi dalam kelompok-kelompok PA, diskusi, studi, …
    1. KTB alumni (frekuensi sebulan 1-2 kali atau setiap minggu)
    • Bahan: Khotbah di Bukit, Pola Hidup Ilahi, Daniel, Yeremia, Yosua, ...
    • Bahas buku: Isu-Isu Global, Pelayanan yang Kreatif, ...
    • KTB sebaiknya dibentuk sesuai dengan kesamaan minat dan pergumulan, misal: alumni baru, pasangan muda, profesional muda, men’s group, women’s group, pelayanan beasiswa, pendamping PMK (TPPM), ...

    Sebaiknya setiap KTB punya proyek-proyek kepedulian, pelayanan atau misi yang diminati, disepakati, atau  yang menjadi beban bersama.

    1. Retreat Alumni: untuk penyegaran dan pengayaan kehidupan rohani. Sebaiknya diadakan setiap semester.
    2. Forum Diskusi Alumni: untuk membahas masalah sosial politik, pendidikan, penegakan hukum, … Tujuannya agar alumni dapat menjadi berkat bagi bangsa dan negara melalui berbagai peran yang dapat dilakukan, seperti menulis, aktivis sosial, partisan, …
    3. Family Ministry: untuk membantu dan memperkaya kehidupan pernikahan dan keluarga alumni, sehingga mereka dapat jadi berkat gereja dan masyarakat. Kegiatannya seperti: KTB Pasutri/PA wilayah, Seminar dan Retreat Keluarga.
    4. Seminar Alumni: baik untuk topik-topik yang aktual maupun yang dianggap penting dibahas atau disebar luaskan di antara alumni.

    TOPIK-TOPIK BAHASAN BAGI ALUMNI:

    1.Family life: marriage, languages of love, communication, conflict management, intimacy, understanding and apreciate diversity, parenting, relating to parents, witnessing in the family, child education, finance, family devotion, ...

    • Issues of public interest: unemployments, poverty, human rights,environment, moral crisis, corruption, collusion, nepotism, political ethics, racism, discrimination, democracy, good governance, law enforcement, justice system, macro economics, foreign investment, pluralism, country debts, education, decentralization, radicalism, terrorism, fanatism, sosial conflicts, inter religious life, public housing, public transportation, public health services, labour welfares, drugs, sexual immorality, child abuse, violence, crime, public order or discipline, ...
    • Christian community: koinonia, marturia, diakonia, spiritual gifts, church ministry, church unity, church disipline, church history, church involvement, ministry & leadership skills, ...
    • Personal issues: self-esteem, dignity, loneliness, shyness, stubborn habits, personal development and growth, inter-personal relationship, conflicts, leisure, married or single, finance, spirituality life, character formation, ...
    • Professional life: vocation, work ethics, cultural mandate in business, relationship in the workplace, business ethics, motivation, Christ’s witness in the workplace, career development, office politics, professionalism and faith, marketplace ministry, ...
    • Global issues: free market, post modernity, the flood of information, the modern cultures, terrorism, global justice and economic system, wealth distribution, materialism, hedonism, secularism, pluralism, radicalism, immorality, ...
    © 2008. Perkantas Graduate Center. All Rights Reserved.
    Developed by AITINDO | XHTML | CSS