LATAR BELAKANG
Alone with God (AWG) merupakan suatu kegiatan kerohanian alumni yang dirintis oelh KTB Pnil-Stefanus dari Univeristas Trisakti. Tujuan dari AwG ini adalah mengajak kembali para alumni untuk tetap dekat dengan Allah di tengah-tengah kesibukan kehidupan sehari-hari sehingga pertumbuhan rohani terjadi berkesinambungan dan bukan hanya pada masa mahasiswa saja.
KTB Pniel-Stefanus yang menjadi fasilitator penyelenggara AwG juga mempunyai kerinduan utnuk mensosialisasikan AwG ke kampus-kampus lain secara umum dan ke pribadi alumni Kristen secara personal sehingga nantinya dapat melakukan AwG ini sendiri di kampusnya, KTB, atau pribadi per pribadi dan menjadi berkat bagi alumni Kristen.
RETREAT ALONE WITH GOD
Perlengkapan yang diperlukan adalah: Alkitab, catatan pribadi, alat tulis (minimal sebuah pensil atau pen), dan timer/jam yang memiliki fungsi alarm.
Setiap sesi AwG terdiri dari 10 bagian yang dapat diatur waktunya sesuai kebutuhan (tidak harus sesuai dengan waktu yang ditulis di sini), tetapi untuk pemula sebaiknya mengikuti outline ini.
Cari tempat setenang dan gangguannya seminimal mungkin. Persiapkan tempat senyaman mungkin untuk mulai retreat pribadi ini. Arahkan diri anda ke arah yang paling kurang gangguan (distraction), sebaliknya dapat membantu anda bersekutu dengan Tuhan. Jangan lupa matikan handphone anda, atau buat silent.
Lakukan apapun yang membuat anda keluar dari aktifitas rutin anda sehingga anda dapat berpikir jernih. Anda bisa menarik nafas dalam-dalam sebanyak 3 atau 4 kali, memejamkan mata, atau dengan berusaha berdiam diri. Catat jika ada pikiran/ide yang perlu di-follow up. Jangan biarkan hal itu mengganggu ketenangan atau konsentrasi anda.
Buka dengan doa dan pujian untuk persiapan hati sesuai dengan tema dan tujuan dari retreat pribadi tersebut. Puji dan sembah Dia. Sadari bahwa Tuhan Maha Tahu dan Maha Hadir.
Tulis dalam buku catatan anda semua berkat Tuhan yang diterima atau alami pada tahun yang lalu. Ingat kembali hal-hal apa yang anda doakan dan telah dijawab Tuhan. Baik untuk diri anda, keluarga anda, pekerjaan, kesehatan, pemeliharaan Tuhan, kesembuhan dari sakti, pengampunan atas dosa-dosa anda, kecukupan makanan, pakaian, buku-buku, kesempatan bersekutu, melayani, teman-teman, dll.
Sebagai respon syukur, hormat dan kasih kepada-Nya atas segala kebaikan-Nya
Kita semua perlu waktu untuk beristirahat. Bisa dengan melakukan stretching atau mengambil nafas dalam-dalam atau dengan memakan dan meminum makanan dan minumna ringan yang kita baw. Bahkan jika perlu ambil waktu untuk tidur singkat (napping). Pasang alarm agar tidak keterusan. Di sini anda perlu disiplin.
Baca dan renungkan itu. Hal-hal apa yang anda yakin Tuhan mau anda taati? Apa yang ingin anda lakukan sebagai respon terhadap kehendakNya? Catatlah dalam buku catatan anda apa yang berbicara bagi anda atau apa yang anda dapatkan. Waktunya bisa diperpanjang atau diperpendek sesuai kebutuhan. Jika masih banyak waktu yang tersedia, baca ulang apa yang and catat, bagian Alkitab, artikel dalam buku acara dan minta Roh Kudus untuk memperkaya perenungan anda.
Doakan apa yang kita dapatkan dan bicara sejujurnya dengan Tuhan mengenai perasaan dan pikiran kita. Doakan juga kerinduan anda ke depan. Selingi dengan pujian kepada Tuhan.
Bagian ini untuk me-review apa yang kita lakukan selama bersendiri dengan Allah. Ada banyak pengalaman baru: penemuan kembali bagaimana berdoa, bagaimana sudut pandang lain dari ayat-ayat Firman Tuhan, pembaharuan emosi, keinginan untuk merubah kebiasaan, dll.
Tutup dengan doa singkat. Naikkan syukur kepada Tuhan untuk kebaikan-Nya.
Walaupun waktunya hanya singkat saja, retreat pribadi ini dapat berguna untuk banyak
hal tetapi tujuan utamanya adalah untuk lebih dekat dengan Alllah, sumber kasih anugerah kita. Ketidaknyamanan kita selama dan sesudah sesi ini mungkin menggambarkan pengalaman baru kita atau bahkan menunuk pada perlunya perhatian yang lebih khusus pada hubungan pribadi kita dengan Allah.